Bagaimana ? Bagaimana caranya kau membuat diri ini
begitu merindukanmu ? Bagaimana cara kau melakukannya ? Bagaimana bisa dirimu
begitu sungguh tega ? Tega ! Bagaimana bisa kau membuatku tanpa kabar darimu ?
bagaimana bisa kau membuatku bertahan tanpa hadirmu ?
Kamu dimana ?
Seperti angin yang membawa awan pergi , kau hilang
begitu saja , kau hilang setelah membuat diriku ini begitu terpesona , kau
hilang setelah membuat diriku ini begitu jatuh cinta , sekarang tolong lihatlah
, aku menderita …
Iya aku tahu ini salahku , ini salahku yang telah
membiarkan hati ini begitu sangat terjatuh kepadamu , entahlah , aku tak mengerti apa yang
terjadi pada diriku , otakku bilang tak akan menyukaimu dan aku harus
menjauhimu , tapi hati ini tak bisa , sungguh hati ini tak bisa , percayalah
bahwa aku pernah mencobanya , percayalah bahwa aku sudah berusaha untuk tak
jatuh cinta padamu , percayalah …
Ahhhh bagaimana sekarang ? bagaimana nasip
perasaanku ? apa aku akan kehilangan seseorang yang bahkan belum sempat aku
temui ? Tidak , aku tak ingin kehilanganmu , aku belum siap untuk dijauhkan
darimu , sungguh aku tak akan mampu …
Bodoh ! kenapa aku sangat bodoh ?
Kenapa aku selalu saja terjebak dikesalahan yang
sama ? jatuh cinta pada orang yang salah , kenapa Tuhan ?
Haruskah aku menangis ? haruskah aku menangis sambil
memanggil namanya dan berharap tiba-tiba dia muncul dan mengusap airmataku ,
haruskah ? tapi sungguh aku lelah , walau aku menangis berhari-hari sambil
memanggil namanya dia tak akan datang , dia tak akan pernah datang bukan ?
Ahhhhh bodoh sekali , untuk apa aku menulis ini ?
untuk apa ?
Seseorang tolong lihatlah aku , tolong lihatlah diri
ini yang sangat rindu , bagaimana bisa ? bagaimana bisa kau membuatku begitu
rindu , bukankah rindu tercipta karena sudah lama tidak berjumpa ? lalu
bagaimana dengan rinduku ini , aku bahkan telah merindukanmu sebelum kita
bertemu , luar biasa bukan ? kadang hidup memang lucu , aku bisa jatuh cinta
pada seseorang yang belum pernah aku temui , aku bisa rindu bahkan sebelum
kulihat wajah itu , bagaimana bisa aku begitu menderita hanya tanpa kabar dari
seseorang yang belum pernah aku temui ? bagaimana bisa ?
Berkali-kali aku bertanya , tapi tak ada satupun
yang menjawab pertanyaanku ini …
Hanya saja bagiku kau luar biasa , sungguh hatiku
ini tak pernah mudah untuk terjatuh, lalu bagaimana bisa kau membuat hati ini
begitu terjatuh?
Jawab aku ! bagaimana bisa kau membuatku lupa bahwa
hatiku pernah patah ? bagaimana bisa kau melalukannya ? sementara setelah
kehilanganmu bukankah hatiku akan patah ? jawab aku , tolong jawab aku , aku benar-benar tersiksa …
Jika kau memang benar-benar pergi , jika benar kau
tak akan kembali , jika kita tak akan dipertemukan lagi , aku akan berusaha ,
aku akan berusaha melupakan satu bulan ini , aku akan berusaha untuk tak
mengingatmu lagi , aku akan temukan cara melupakanmu , aku akan belajar lupakan
semuanya dengan sederhana , aku akan lupakan dengan menyembunyikan semua
airmata , aku pasti bisa , jadi kamu disana harus selalu bahagia , karena tak
ada alasan untukmu untuk tak bahagia
Jika kali ini kau telah pergi , bisakah kau datang
sekali lagi ? bisakah datang dan ucapkan selamat tinggal ? karena perpisahan
tanpa ucapan selamat tinggal begitu menyakitkan , amisiyo -
-enggapramana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar